Kontak Kami

( pcs) Checkout

Be Smart, Pay Less Free vpn for minimum purchase of 100k
Beranda » Artikel Terbaru » WhatsApp naikkan batas usia minimal pengguna di Eropa

WhatsApp naikkan batas usia minimal pengguna di Eropa

Diposting pada 25 May 2018 oleh admin

Pada Rabu (25/4/2018), WhatsApp (WA) mengumumkan perubahan batas usia minimal pengguna layanan berbagi pesan via internet tersebut di Eropa, dari 13 tahun menjadi 16 tahun.

Beberapa pekan ke depan, para pengguna di Benua Biru itu akan diminta memverifikasi ulang usia mereka ketika menggunakan WA, pun diminta untuk menyetujui syarat dan ketentuan, serta kebijakan privasi yang diperbarui. Demikian dikabarkan The Verge.

Walau demikian, belum diketahui bagaimana cara WA mengecek usia pemakai mengingat terbatasnya data pengguna yang diminta dan disimpan mereka. Saat hendak menggunakan layanan itu, pengguna hanya disyaratkan untuk memiliki sebuah nomor telepon yang berfungsi.

WA hanya mengumumkan bahwa mereka hanya akan meminta usia persis pengguna, tidak akan meminta mereka memberi informasi kapan tepatnya mereka lahir.

Mereka juga menegaskan tidak meminta hak baru untuk mengumpulkan informasi personal terkait pembaruan ketentuan tersebut.

“Tujuan kami hanya menjelaskan bagaimana kami menggunakan dan melindungi informasi terbatas yang kami miliki mengenai Anda,” tulis WA dalam blog resminya.

Perubahan batas usia tersebut terkait dengan bakal diberlakukannya General Data Protection Regulation (Regulasi Umum Proteksi Data/GDPR) oleh Uni Eropa, mulai 25 Mei 2018.

Aturan yang telah disetujui pada 2016 tersebut akan memberi perlindungan lebih ketat terhadap data warga negara-negara anggota Uni Eropa (UE) di dunia maya.

GDPR mengatur soal bagaimana sebuah perusahaan mengurus, menggunakan, dan membagi data personal, sehingga memberi kontrol lebih kepada warga UE terhadap data pribadi mereka.

Masalah penyalahgunaan data oleh pihak ketiga yang terjadi pada jutaan pengguna Facebook membuat aturan baru EU tersebut semakin penting untuk segera diberlakukan.

Memang aturan ini hanya berlaku di Eropa, tetapi karena pada hakikatnya internet itu mendunia, maka dipastikan bakal berpengaruh juga kepada perlakuan penyedia layanan daring di seluruh dunia. Perusahaan yang bermarkas di luar Eropa tapi berbisnis di Benua Biru itu juga harus mematuhi GDPR.

Mengutip Forbes, di luar Eropa, hukum itu akan berlaku juga bagi setiap bisnis yang proses datanya terkait dengan penawaran barang dan jasa kepada masyarakat yang tinggal di UE atau memonitor kebiasaan daring (online) di dalam kawasan UE.

Jadi jelas jangkauan GDPR amat jauh dan akan memengaruhi nyaris setiap perusahaan adtech (layanan iklan melalui internet) dan klien mereka di seluruh dunia.

Berlakunya aturan itu, menurut CNN, membuat perusahaan harus mendapatkan persetujuan individu untuk bisa menyimpan dan memproses data personal, serta tidak diizinkan menyimpan data lebih lama dari yang dibutuhkan.

GDPR juga mensyaratkan perusahaan yang akan mengurus data personal warga yang berusia di bawah 16 tahun untuk mendapatkan persetujuan dari salah satu orangtua atau wali mereka. Mereka juga mesti melakukan “usaha yang masuk akal untuk memverifikasi” umur pengguna dengan menggunakan teknologi yang tersedia.

Berbagai perusahaan pun–baik diumumkan terbuka maupun diam-diam–mulai memperbarui syarat dan ketentuan untuk pengguna layanan mereka, termasuk WhatsApp, perusahaan yang dimiliki Facebook.

Walau demikian, pembatasan usia minimal menjadi 16 tahun tersebut hanya ditetapkan WA di Eropa. Di luar kawasan itu, batas usia masih tetap 13 tahun.

Sementara itu, Facebook juga akan menetapkan baru soal batas usia minimal pengguna, tetapi pendekatan yang dilakukan berbeda dengan WA.

Menurut CNBC (25/4), Facebook mensyaratkan pengguna yang berusia 13-15 untuk mendapat izin orangtua atau wali jika ingin berbagi informasi di platform itu. Jika izin tak didapat, para remaja itu masih bisa menggunakan Facebook, tetapi hanya yang versi generik, bukan versi yang bisa dipersonalisasi.

Apple dan beberapa perusahaan lain, mengutip Independent, bakal memberikan hak dan perlindungan yang sama seperti pengguna mereka di Eropa kepada pengguna di Amerika Serikat.

WhatsApp izinkan pengguna unduh data

Selain itu, Indian Express (25/4) menulis, WA juga memiliki kebijakan baru lainnya yang memungkinkan pengguna mengunggah salinan data mereka. Fitur untuk mengunduh data itu bernama Request Account Info.

“Pada minggu-minggu ke depan, Anda akan dapat mengunduh dan melihat data terbatas yang kami kumpulkan. Fitur ini akan diluncurkan ke semua pengguna di seluruh dunia di versi aplikasi terbaru,” ujar WhatsApp, dikutip dari blog resminya (25/4).

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk meminta dan mengekspor data informasi akun dan pengaturan WA, misalnya data foto profil hingga nama grup.

“Perlu dicatat bahwa laporan ini tidak termasuk pesan Anda (di WhatsApp)” jelas WhatsApp. Jika Anda ingin mengekspor riwayat obrolan Anda, Anda dapat mempelajari caranya di tautan ini.

Bagaimana cara mengunduh data WhatsApp?

Pertama-tama Anda harus meminta laporan (request report) atas konten mereka. Caranya dengan mengakses Setting – Account – Request Account Info. Selanjutnya pilih Request Report dan antarmuka layar bakal memunculkan notifikasi bahwa permintaan telah dikirim. Laporan Anda akan tersedia sekitar tiga hari sejak permintaan.

Ketika laporan telah tersedia, Anda akan mendapat notifikasi WA yang menyebutkan “laporan informasi akun Anda siap diunduh”. Selain itu, WA juga bakal memberi tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengunduh semua data informasi Anda.

Untuk mengunduh laporan informasi tersebut, cukup pilih Setting – Account – Request Account Info – Download Report. Ketika data selesai diunduh, pilih Export Report.

WhatsApp bakal mulai mengunduh data Anda dalam format ZIP. Maka itu gunakan aplikasi yang tepat untuk mengekspor laporan tersebut. Sebagai contoh, Anda bisa mengirimnya ke surel untuk mengaksesnya sebagai dokumen surel.

Mengingat laporan tersebut memiliki informasi pribadi Anda, Anda harus berhati-hati saat menyimpan, mengirim, atau mengunggahnya ke layanan lain.

Fitur ini tengah digarap dan dijanjikan bakal tersedia untuk Android maupun iOS dalam beberapa pekan ke depan.

yuk beli akun legal berkualitas hanya di www.radionshop.com

Bagikan informasi tentang WhatsApp naikkan batas usia minimal pengguna di Eropa kepada teman atau kerabat Anda.

WhatsApp naikkan batas usia minimal pengguna di Eropa | Radion Shop

Komentar dinonaktifkan: WhatsApp naikkan batas usia minimal pengguna di Eropa

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Rp 100.000
Ready Stock
Rp 100.000
Ready Stock
SIDEBAR